From the Bottom of Heart

tak perlu sejuta kata, sebab sorot mata sudah bicara.
tak perlu seribu janji sebab naluri lebih berarti…

CINTAI IA DALAM DIAM

bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, “cukup cintai ia dalam diam” karena diam mu adalah salah satu bukti cintamu padanya.

kau ingin memuliakannya dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yg terlarang.

kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.

karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu.

menghindarkan diri dari hall-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu karena “diammu” bukti kesetiaan padanya.

karena mungkin saja orang yang kau cintai adalah juga orng yang telah Allah SWT pilihkan untukmua karena “dalam diammu” tersimpan kekuatan.

kekuatan harapan hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata sehingga “cintamu yang diam” itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata.

Bukankah Allah tak akan memutuskan harapan hamba yang berharap padaNya???

dan jika memang “cinta dalam diammu” itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan dia tetap diam.

jika memang dia bukan milikmu, Allah, melalui waktu akan menghapus cinta dalam diammu itu dengan memberi rasa yang lebih indah dengan orang yg tepat.

biarkan “cinta dalam diammu” itu menjadi kenangan tersendiri di sudut hatimu dan menjadi rahasia antara kau dan Pemilik Hatimu. Maka,,,,

“DIAMKAN CINTA ITU DAN MENANGLAH…..!!!!”

 

 

 

2 thoughts on “From the Bottom of Heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s