Kala Itu Aku Padamu

Dulu memang benar aku mengagumi mu, aku mengharapkan mu.

Bahkan aku pernah manaruh banyak mimpi kepada mu, menyandarkan suka dan duka ku kepada mu, aku masih inginkan itu, harapan ku masih berlabuh kepadamu kala itu.

Tak peduli dengan yang orang pikirkan terhadap apa yang aku pikirkan untuk itu.

Tak peduli berapa kali kau menaruh luka di hati ku,

Bahkan, aku jg tak peduli dengan sikap mu terhadapku kala itu dan sebelumnya yang pernah kita alami berdua, bersama.

Aku mengikuti apa yang mungkin tuhan gariskan untukku, aku mengikuti hatiku yang tak pernah rela untuk ku titipkan dengan yang lain selain kamu.

Aku mengikuti ego ku untuk mempertahankan mu yang tak sedikitpun menoleh ke arahku lagi.

Apakah aku salah dengan hal ini?

Aku mencoba lari ke tempat yang lain, tempat yang aku yakin seseorang atau bahkan mereka mampu mengambil hatiku, pikiranku, keegoisanku untuk hati dan pikirannya.

Tapi, aku tidak mampu menaruh hatiku di hatinya.

Sejauh aku berlari melepaskanmu, sejauh itu pula aku berada di tempat yang sama.

Tempat yang kala itu aku habiskan bersamamu.

Mungkinkah memang ini takdirku? Hanya itu yang mampu aku pasrahkan.

Aku, dulu, bahkan tidak sanggup membagi luka ku dengan yang lain.

Meski hanya mengadu untuk didengar.

Dulu, pernah kau ciptakan mimpi yang sempurna yang seolah aku akan mendapatkannya di kemudian hari.

Namun tidak untuk sekarang, hari ini, saat ini, dan kemudian. Aku telah menutup semuanya dengan lembaran yang lebih cerah, lembaran yang tidak lagi membayangi hadirnya dirimu untukku.

Lembaran yang telah membuka mataku untuk membuka hatiku.

Hatiku adalah milikku, aku yang menentukannya kemana, kepada siapa dan untuk apa.

I decided to let bygones be bygones….

It’s just heart mistake that I should have fixed it.

Now, I don’t have to worry about my own heart, do not worry about everyone’s thought of me.

I truly enjoy it–my life.

I thank for all you’ve done, forgive all of  your mistakes.

It means a lot for my next direction of my life.

Now, what I should do is only to try to be sincere all of what I have passed.

Anyway, I get better now…

Bismillah….🙂

#my heart that I had never submitted to you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s